Banyak sekali kalangan yang masih membingungkan perbedaan kain mori dan kain kafan. Bahkan ada sebagian kalangan yang masih menganggap kedua jenis kain ini sama. Untuk itu, ketahui beberapa perbedaanya agar tidak keliru.
Jika kain kafan dipakai untuk membungkus jenazah, maka kain mori itu kain apa? Jenis kain ini terbuat dari serat sutra atau kapas dengan tekstur halus. Informasi lebih lengkapnya sudah tersaji pada penjelasan di bawah.
6 Perbedaan Kain Mori dan Kain Kafan
Perbedaan kain mori dan kain kafan dapat dilihat pada penjelasan berikut ini. Mulai dari perbedaan fungsi, warna, tekstur, hingga gramasinya. Kedua jenis kain ini memiliki ciri khas tersendiri.
1. Fungsi
Pertama, perbedaan mori dan kafan terlihat dari fungsinya. Pada awalnya, kain mori sering kali dipakai sebagai kain dasar untuk proses membatik. Baik untuk membuat batik tulis maupun batik cap.
Sifatnya yang mudah menyerap malam dan nyaman untuk dipakai membuat kain mori cocok untuk berbagai karya kreatif. Jenis kain ini juga menyerap keringat, sehingga nyaman untuk pakaian. Banyak toko yang jual kain mori di pasaran.
Sementara itu, kain kafan mempunyai fungsi khusus yakni sebagai pembungkus jenazah dalam agama Islam. Kain ini dimanfaatkan untuk keperluan pemulasaran dan penguburan jenazah. Tidak boleh digunakan sembarangan.
2. Warna
Selanjutnya, perbedaan kain mori dengan kain kafan terletak pada warnanya. Meski kain mori yang dijual di pasaran umumnya berwarna putih, ada beberapa varian lainnya yang dapat dibeli.
Tidak jarang kebutuhan produksi batik membutuhkan kain mori dengan warna putih tulang atau putih gading. Variasi warna tersebut mempengaruhi hasil pewarnaan batik, sehingga lebih tajam dan cerah.
Sebaliknya, kain kafan harus berwarna putih polos bersih tanpa motif agar sesuai dengan ketentuan syariat. Kain kafan untuk jenazah tidak boleh memiliki warna dan corak. Sebab warna putih melambangkan kesucian dan kesederhanaan.
3. Tekstur
Perbedaan kain mori dan kain kafan juga bisa diketahui melalui teksturnya. Kedua kain ini memiliki perbedaan tekstur yang signifikan. Kain mori umumnya mempunyai tekstur lebih lembut dan halus, terutama yang terbuat dari sutra.
Tekstur kain mori yang halus juga mempengaruhi tingkat kenyamanannya ketika dipakai untuk bahan dasar batik. Pakaian yang berasal dari batik tentu saja wajib memperhatikan tingkat kenyamanannya saat dipakai.
Di sisi lain, kain kafan sering kali memiliki tekstur yang lebih kasar dan kaku daripada kain mori. Hal ini dapat terjadi karena penggunaan bahan dan proses finishing yang sederhana. Meski begitu, kain kafan tetap nyaman untuk jenazah.
4. Bahan
Kain mori dapat dibuat dari beragam bahan. Meliputi kapas, sutra, linen, hingga polyester. Sementara, kain kafan umumnya terbuat dari bahan katun. Dilihat dari bahannya saja kedua jenis kain ini jelas berbeda.
5. Harga
Dibandingkan dengan harga kain mori, umumnya kain kafan dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Sifatnya lebih sederhana dan praktis. Berbeda dengan kain mori yang memiliki beragam variasi.
Kain mori dengan harga jual yang tinggi pasti dibuat menggunakan bahan berkualitas. Proses produksinya juga mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Perbedaan harga jual kain bergantung dengan bahan dan produksinya.
6. Gramasi
Untuk gramasi atau ketebalannya, kain mori umumnya memiliki gramasi yang bervariasi. Kain mori yang digunakan untuk batik mempunyai gramasi yang lebih tinggi agar lebih mudah menyerap lilin dan pewarna.
Sedikit berbeda, kain mori untuk pakaian justru memiliki tingkat gramasi yang lebih rendah. Tujuannya agar kain lebih ringan dan nyaman ketika dipakai. Lantas, bagaimana gramasi kain kafan?
Kain kafan cenderung dibuat dengan gramasi yang lebih rendah daripada kain mori. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pembungkusan jenazah. Oleh sebab itu, tidak perlu lagi bingung apakah kain mori itu kain kafan.
Penyedia Kain Kafan dan Perlengkapan Jenazah
Itulah sedikit penjelasan tentang perbedaan kain mori dan kain kafan. Untuk kebutuhan jenazah, Anda dapat memesan kain kafan dan perlengkapan lainnya melalui layanan kami. Harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitasnya.