Pengurusan jenazah adalah penghormatan terakhir yang prosesnya perlu segera dalam Islam. Untuk melakukan hal tersebut, tata cara pemakaman Islam harus menjadi pondasi utama yang tidak boleh berjalan secara sembarangan.
Pemakaman jenazah sendiri tidak bisa berlangsung tanpa persiapan. Jadi akan ada persiapan di awal, kemudian ada panduan pemakaman yang terstruktur, serta pertimbangan pemenuhan kebutuhan jenazah yang lengkap.
Persiapan Penting Pengurusan Jenazah
Tata cara pemakaman Islam akan berjalan setelah proses memandikan, mengkafani, dan menyolatkan selesai. Baru setelah itu ada proses pemakaman. Jadi pada dasarnya persiapan pengurusan jenazah ini sangat kompleks.
Untuk mengurus jenazah, perlu adanya koordinasi keluarga dengan petugas terkait. Lokasi serta peralatan pemakaman juga harus menjadi pertimbangan dengan matang. Saat semua sudah siap, maka proses bisa berjalan berurutan tanpa hambatan.
Persiapan yang paling penting tentu dari alat memandikan, kain kafan jenazah, sampai kebutuhan pemakaman. Pihak keluarga bisa menyediakannya sendiri atau meminta bantuan pengurus masjid setempat.
Panduan Pemakaman Islam
Saat persiapan dan proses menyolatkan jenazah selesai, maka bisa berlanjut pada tata cara pemakaman Islam yang tepat dan terstruktur. Setidaknya ada empat tahapan utama yang tidak boleh terlewat sebagai berikut:
1. Persiapan Liang Kubur
Urutan pemakaman Islam yang pertama adalah menyiapkan liang kubur. Proses ini harus berjalan saat jenazah masuk proses pemandian dan disolatkan. Jadi saat pemberangkatan ke makam, liang kubur sudah siap pakai.
Untuk kedalaman liang kubur sendiri adalah setinggi dada orang dewasa. Tujuan ukuran ini adalah aroma tidak keluar serta tidak ada kemungkinan tanah digali oleh binatang. Pertimbangan ukuran ini tentu wajib menjadi acuan.
Namun terkadang tidak semua kondisi tanah sama. Apabila tanah padat, maka biasanya perlu pembuatan lahad di dinding sebelah kiblat. Lalu jika kondisi tanah tidak stabil, perlu pembuatan struktur tambahan di tengah dasar kubur sebagai alternatif solusi.
2. Proses memasukkan Jenazah
Kemudian tata cara pemakaman Islam berlanjut pada proses memasukkan jenazah. Saat jenazah sampai di area pemakaman, maka proses memasukkan jenazah harus secara perlahan dari arah kaki liang kubur.
Selama proses berlangsung, maka orang yang menurunkan jenazah juga harus membaca doa sesuai sunnah Nabi. Doa ini punya tujuan baik untuk proses serta jenazah yang akan masuk liang kubur tersebut.
Untuk proses membaringkannya sendiri juga ada ketentuan. Jenazah harus terbaring di atas lumbung kanan. Kemudian untuk arah hadapnya harus seluruh tubuh dan sepenuhnya mengarah ke kiblat tanpa terkecuali.
3. Perlakuan di Dalam Kubur
Cara menguburkan jenazah juga sangat berkaitan dengan perlakuan di dalam kubur. Sebelum liang kubur tertutup tanah kembali, tali pengikat kain kafan di kaki, badan, dan kepala jenazah harus terbuka.
Pipi kanan jenazah wajib menempel ke tanah secara langsung. Sedangkan untuk punggung jenazah bisa diganjal dengan gumpalan tanah lain. Tujuan langkah ini adalah agar jenazah tidak terlentang kembali.
Serangkaian perlakuan ini tetap harus berjalan secara perlahan dan tetap sesuai syariat Islam. Prosesnya tidak harus terburu-buru asal setiap langkahnya berjalan dengan baik tanpa tendensi menyakiti jenazah itu sendiri.
4. Penutupan dan Doa
Apabila langkah di atas selesai, maka tata cara pemakaman Islam selanjutnya adalah melakukan penutupan. Penutupan lahad menggunakan papan kayu sangat penting sebelum penimbunan dengan tanah berlangsung secara perlahan.
Kemudian tanah penutup umumnya lebih tinggi sekitar sejengkal dari permukaan bumi, tapi tidak sampai membentuk bukit. Penanda berupa batu nisan juga perlu terpasang agar tahu letak jenazah tersebut berada dan dimakamkan.
Proses pemakaman ini akan berakhir dengan proses doa. Biasanya pemuka agama setempat akan memimpin doa untuk memohon ampunan dan keteguhan bagi jenazah. Saat sudah selesai, maka pemakaman juga bisa dikatakan berakhir.
Penyedia Kebutuhan Jenazah
Terkadang pihak keluarga dan orang yang berduka hanya akan fokus pada proses, sehingga ketersediaan perlengkapan pengurusan dan pemakaman jenazah hanya seadanya. Padahal kebutuhan pengurusan jenazah juga penting dan tidak boleh dipilih sembarangan.
Semakin lengkap kebutuhan jenazahnya, maka kelancaran tata cara pemakaman Islam juga akan terjamin. Sedangkan jika perlengkapan penguburan jenazah tidak terpenuhi dengan baik, maka hambatan akan muncul.
Oleh sebab itu, perlu pemilihan tempat penyedia kebutuhan dasar jenazah seperti kain kafan dari tempat yang tepat. Kainkafan.com adalah solusi terbaik yang sudah menyediakan banyak perlengkapan sekaligus.
Proses pembelian dari tempat ini juga cepat dan pengirimannya ke seluruh wilayah Indonesia. Harga pasti juga sudah tertera dan proses konsultasi sudah terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan persiapan kain kafan sejak dini.
Penutup
Deretan tata cara pemakaman Islam di atas memang wajib menjadi perhatian. Namun aspek perlengkapan pengurusan jenazah juga tidak boleh terlewat dan perlu tersedia dari tempat yang bisa memberi jaminan terbaik.