Semua orang yang meninggal sebagai muslim atau orang Islam sebaiknya dikafani dulu sebelum dikuburkan. Karena itulah Anda perlu belajar bagaimana tata cara mengkafani jenazah dengan benar dan sesuai sunnah, jaga-jaga jika ada kerabat yang meninggal.
Alasannya sederhana, karena kewajiban untuk mengkafani jenazah jatuh pada ahli warisnya. Kebanyakan ahli waris biasanya menyerahkan kewajiban tersebut kepada pengurus jenazah yang lebih ahli, tapi tidak sedikit yang akhirnya memutuskan untuk mengkafani sendiri.
Tata Cara Mengkafani Jenazah dengan Benar
Khusus untuk Anda yang ingin belajar untuk mengkafani jenazah, maka Anda tidak perlu khawatir karena penjelasan tentang cara mengkafani jenazah laki-laki dan perempuan ada di sini. Jadi, Anda bisa belajar untuk mengurus jenazah keluarga atau kerabat.
Supaya lebih jelas, berikut adalah tata cara mengkafani jenazah dengan benar dan sesuai sunnah yang bisa Anda ikuti dengan mudah!
1. Persiapkan Kain Kafan
Sebelum masuk ke pembahasan tata cara mengkafani jenazah, pertama-tama Anda wajib mempersiapkan kain kafan terlebih dulu. Usahakan kain kafan tersebut punya warna yang putih, bersih, serta terbuat dari katun agar bisa menyerap cairan dengan baik.
Penting untuk Anda catat bahwa cara mengkafani jenazah perempuan dan laki-laki akan sedikit berbeda karena bentuk kain kafan yang tidak sama. Hal ini karena perempuan membutuhkan 5 lembar kain kafan, sedangkan laki-laki hanya butuh 3 lembar.
Jika Anda bertanya-tanya 5 lapis kain kafan untuk perempuan apa saja, tiga lapis di antaranya masing-masing berbentuk baju kurung, sarung atau samping, dan kerudung. Sedangkan dua sisanya bisa Anda gunakan untuk menutupi seluruh tubuh.
Lalu kira-kira, 3 lapis kain kafan laki-laki untuk apa saja dan kenapa jumlahnya tidak sama dengan yang perempuan? Hal ini karena laki-laki tidak perlu baju kurung, sarung, dan kerudung. Jadi hanya butuh 3 lapis kain kafan untuk menutupi seluruh tubuh.
Sebagai tips, siapkan kain kafan dengan ukuran yang pas agar bisa menutup semua bagian tubuh jenazah dengan baik. Ukuran idealnya adalah antara 10 meter hingga 15 meter, tergantung ukuran tubuh jenazah. Khusus untuk anak kecil, kain kafannya bisa lebih sedikit.
2. Bentangkan Kain
Apabila kain kafannya sudah siap, Anda bisa masuk ke tata cara mengkafani jenazah dengan benar yang berikutnya. Caranya adalah dengan membentangkan tali dan kain di atas lantai atau samak. Anda bisa melakukannya selama jenazah sedang dimandikan.
Secara garis besar, tata cara mengkafani jenazah laki-laki jauh lebih mudah. Hal ini karena Anda hanya perlu membentangkan tiga kain besar secara berlapis saja. Ketiga kain tersebut nantinya akan Anda gunakan untuk menutup tubuh jenazah dari ujung kaki hingga kepala.
Sedangkan tata cara mengkafani jenazah dengan benar untuk perempuan memang lebih sulit, karena Anda harus membuat baju kurung, sarung, dan kerudung terlebih dulu. Lalu, bentangkan dua lapis kain di bagian bawah dan ketiga kain lain tepat di atasnya.
Bagian kerudung bisa Anda tempatkan di area kepala, baju kurung di tubuh bagian atas, dan sarung di tubuh bagian bawah. Pakaikan dulu ketiga kain tersebut sebelum Anda membungkus jenazah dari ujung kaki hingga ke ujung kepala dengan dua lapis kain sisanya.
Usahakan untuk menempatkan kain kafan yang ukurannya paling lebar di bagian paling bawah. Hal ini untuk mempermudah proses pengkafanan jenazah. Jangan lupa untuk memberikan kapur barus dan minyak wangi untuk di setiap lapisan kain untuk menyamarkan bau.
3. Letakkan Jenazah di Atas Kain dan Tutup Auratnya
Jika semua kain sudah terbentang, Anda bisa masuk ke tata cara mengkafani jenazah dengan benar yang selanjutnya, yaitu meletakkan jenazah tepat di atasnya. Anda wajib meletakkannya dengan lembut dan hati-hati, jangan sampai menyakiti tubuh jenazah.
Setelah itu Anda bisa menutup dubur dan qubul jenazah dengan kapas, berlaku untuk jenazah laki-laki maupun perempuan. Hal yang sama juga berlaku untuk lubang di tubuh lainnya, seperti hidung, telinga, dan mulut untuk mencegah ada cairan yang keluar.
4. Kafani Jenazah
Terakhir, Anda bisa melipat kain kafan satu lapis per satu lapis secara perlahan untuk mengkafani jenazah. Dahulukan bagian kanan, sebelum melipat kain di bagian kiri. Terus lakukan hingga lapisan yang paling luar. Pastikan seluruh tubuh jenazah sudah terbungkus rapi.
Jika semuanya sudah rapi, Anda bisa mengikatnya dengan tali agar kain tetap bertahan di tubuh jenazah. Jumlah talinya bisa tiga atau lima, tapi jika masih terasa kurang bisa Anda tambah hingga bilangan ganjil yang berikutnya.
Penutup
Itulah tata cara mengkafani jenazah dengan benar dan sesuai dengan sunnah yang bisa Anda ikuti dengan mudah. Sebelum itu, pastikan Anda memiliki kain kafan dan perlengkapan jenazah yang lain. Semuanya bisa Anda temukan dengan lengkap di KainKafan.com!